Pasien chat jam 9 malam,
baru dibalas besok pagi.
Anda sudah tahu ini terjadi setiap hari. Pertanyaannya bukan apakah ini masalah — tapi sudah berapa banyak pasien yang akhirnya pindah ke klinik lain karena tidak sabar menunggu balasan.
Empat kebocoran kecil yang setiap bulan menumpuk jadi kerugian besar.
Bukan masalah besar yang terlihat di laporan keuangan — tapi pola berulang yang, satu per satu, membuat jadwal dokter kosong dan pasien merasa diabaikan.
Pasien lupa datang, slot dokter terbuang
Booking sudah dibuat seminggu sebelumnya, tapi tanpa pengingat, sebagian pasien lupa atau berubah pikiran. Slot yang seharusnya terisi pasien lain malah kosong di hari H.
Chat menumpuk semalaman, pagi jadi balas dendam
CS pulang jam 4 sore, tapi pasien tetap bertanya jam 8 malam. Paginya, satu jam pertama kerja habis membalas chat yang menumpuk — bukan menangani pasien yang datang hari itu.
Saat shift gantian, riwayat percakapan ikut hilang
CS pagi sudah menjawab, tapi CS sore tidak melihat catatan itu. Pasien yang sama ditanya ulang hal yang sama — terasa kecil, tapi inilah yang membuat klinik terasa tidak rapi.
Info jadwal beda-beda tergantung siapa yang membalas
Jadwal dokter berubah, tapi info itu hanya disampaikan lewat grup WhatsApp internal. Pasien yang datang berdasarkan info lama adalah yang menanggung akibatnya.
Satu sumber kebenaran untuk jadwal, satu tempat untuk semua percakapan.
AI membalas pertanyaan rutin, kapan saja
Jam praktik, lokasi poli, syarat berobat dijawab otomatis — termasuk pukul 9 malam saat CS sudah pulang.
Pengingat jadwal terkirim otomatis
Sehari sebelum jadwal, pasien menerima pengingat lewat WhatsApp — mengurangi pasien yang lupa datang.
Riwayat percakapan tidak pernah hilang
Setiap chat tersimpan di dashboard, bukan di HP pribadi staf — siapa pun yang bertugas bisa melanjutkan tanpa bertanya ulang.
Satu kali ubah jadwal, semua kanal ikut update
Jadwal diubah sekali di dashboard, langsung tampil sama persis di chatbot dan halaman pasien.
Fitur yang dipakai setiap hari, bukan sekadar pajangan
Dibangun khusus untuk alur kerja klinik — bukan template CRM generik yang harus disesuaikan susah-susah.
Chatbot AI WhatsApp
Menjawab otomatis dari data resmi klinik Anda, tanpa pernah mengarang jawaban di luar data.
CRM percakapan terpusat
Semua chat WhatsApp pasien masuk ke satu dashboard, bisa diambil dan dibalas siapa pun stafnya.
Pendaftaran online
Pasien memilih poli, dokter, dan jadwal sendiri — nomor antrean terbit otomatis.
Pengingat jadwal otomatis
Notifikasi WhatsApp terkirim sebelum jadwal — mengurangi pasien yang lupa datang.
Pusat pengetahuan klinik
Alur BPJS, syarat berobat, layanan — di satu tempat yang langsung dipakai AI untuk menjawab pasien.
Dashboard performa harian
Lihat jumlah chat, booking menunggu verifikasi, dan kecepatan respons staf.
Dipakai oleh bisnis berbasis jadwal dan reservasi
Pola kerjanya sama: pelanggan bertanya berulang, lalu memesan slot waktu tertentu.
Tidak perlu tim IT untuk memasangnya
Diskusi kebutuhan
Kami pelajari alur kerja klinik Anda lewat percakapan singkat di WhatsApp.
Data dimasukkan
Tim kami membantu mengisi data dokter, jadwal, dan informasi klinik — Anda tidak perlu input sendiri.
Nomor WhatsApp terhubung
Nomor yang sudah Anda pakai dihubungkan ke sistem — pasien tidak perlu simpan nomor baru.
Staf dilatih singkat
Sesi singkat untuk staf memahami dashboard — cukup satu kali.
AI yang tahu kapan harus diam dan menyerahkan ke manusia
Tidak pernah memberi diagnosis
Chatbot menolak pertanyaan konsultasi medis dan mengarahkan ke dokter atau IGD bila darurat.
Hanya menjawab dari data resmi Anda
Jika informasi tidak tersedia, pasien diarahkan ke staf, bukan diberi jawaban menebak-nebak.
Data sensitif tidak disimpan permanen
Nomor identitas seperti NIK atau BPJS tidak disimpan jangka panjang di dalam sistem.
Coba lihat langsung bagaimana ini bekerja untuk klinik Anda.
Ceritakan alur kerja klinik Anda lewat WhatsApp — kami tunjukkan bagaimana Klinik Cerdas bisa langsung disesuaikan, tanpa komitmen apa pun.
Mulai konsultasi via WhatsApp